Wednesday, November 26, 2008

PEREMPUAN DAN LAKI-LAKI SEDERAJAT

Tujuan pembelajaran:
Pada akhir pembelajaran diharapkan siswa dapat:
1. Menjelaskan makna kesederajatan antara laki-laki dan perempuan
2. Menjelaskan pandangan masyarakat tentang kedudukan laki-laki dan perempuan
3. Menjelaskan factor-faktor penyebab munculnya ketidakadilan gender.
4. Menunjukkan contoh tindakan yang menunjukkan pandangan yang keliru mengenai
kedudukan laki-laki dan perempuan
5. Menyebutkan berbagai usaha yang dapat dilakukan untuk mengembangkan
kesederajatan antara perempuan dan laki-laki dalam hidup sehari-hari.

Pandangan masyarakat tentang kedudukan laki-laki dan perempuan
Di lingkungan masyarakat kita pada umumnya, terdapat pandangan yang menganggap bahwa laki-laki kedudukannya lebih tinggi dan keberadaannya lebih berharga daripada perempuan. Laki-laki dianggap lebih kuat, lebih mampu menjadi pemimpin. Sedangkan perempuan adalah kaum lemah yang harus tunduk kepada laki-laki. Dalam banyak hal, laki-laki lebih banyak mendapatkan kesempatan untuk berkembang dibandingkan perempuan. Budaya seperti inilah yang disebut dengan budaya patriarkhi, yakni budaya yang memandang kedudukan kaum laki-laki lebih penting dan lebih tinggi daripada perempuan. Budaya ini pada kenyataannya telah menimbulkan banyak sekali persoalan dalam kehidupan manusia. Persoalan-persoalan tersebut erat kaitannya dengan perilaku laki-laki yang cenderung menindas kaum perempuan. Hal tersebut menimbulkan apa yang disebut dengan ketidakadilan gender; dimana perempuan diperlakukan secara tidak adil, hanya karena keberadaan mereka sebagai perempuan.

Laki-laki dan perempuan adalah sederajat
Sesungguhnya, laki-laki dan perempuan adalah sederajat. Artinya, mereka memiliki kesetaraan derajat dan martabat sebagai manusia yang sama-sama diciptakan Allah. Alkitab mengajarkan, bahwa ketika Allah menciptakan manusia sebagai laki-laki dan perempuan, Allah tidak mengatakan bahwa perempuan itu lebih rendah daripada laki-laki. Allah mengatakan bahwa perempuan adalah ‘penolong yang sepadan’ bagi laki-laki (Kej.2:18). Hal itu berarti bahwa perempuan tidak boleh direndahkan dengan alasan apapun. Bahkan kalau direnungkan dengan lebih mendalam, perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia; ia yang menjadi perantara kehadiran seorang manusia (laki-laki termasuk di dalamnya) ke dunia ini. Perempuan yang mengandung dan melahirkan manusia.

Faktor-faktor yang mempengaruhi munculnya ketidakadilan gender
Berikut ini beberapa factor yang menyebabkan timbulnya ketidaksetaraan kedudukan antara laki-laki dan perempuan dalam masyarakat:
1. Sistem budaya yang berkembang dalam masyarakat secara turun menurun.
2. Rendahnya tingkat pendidikan masyarakat.
3. Kurangnya kesadaran di kalangan masyarakat (khususnya perempuan) akan hak
dan kewajiban mereka sebagai warga masyarakat.
4. Minimnya informasi yang dapat diserap oleh masyarakat.

Upaya mengembangkan kesederajatan laki-laki dan perempuan.
Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengembangkan terwujudnya kesederajatan antara laki-laki dan perempuan. Antara lain adalah membuat suatu peraturan, sistem perundangan yang menjamin terpenuhinya hak kaum perempuan yang sama dengan kamu laki-laki dalam berbagai aspek kehidupan. Kita juga dapat mengembangkan kesederajatan laki-laki dan perempuan dengan mulai menghargai dan menghormati semua orang tanpa memandang jenis kelaminnya, memberi kesempatan untuk berkembang kepada setiap orang apapun jenis kelaminnya.

Pokok-pokok pikiran
1. Kesederajatan laki-laki dan perempuan artinya adalah kesamaan derajat dan
martabat antara laki-laki dan perempuan sebagai manusia ciptaan Allah.
2. Gereja (Kitab Suci) mengajarkan bahwa laki-laki dan perempuan pada
hakikatnya adalah sederajat.
3. Pandangan yang menganggap bahwa kedudukan laki-laki lebih tinggi daripada
perempuan adalah keliru.
4. Kesederajatan laki-laki dan perempuan dapat diwujudkan dengan:
a. Membangun sikap saling menghormati dan menghargai.
b. Mengakui kesamaan derajat dan martabat antara laki-laki dan perempuan.
c. Memberi kesempatan kepada perempuan untuk berkembang sebagaimana laki-laki.
d. Menciptakan peraturan yang menjamin terpenuhinya hak kaum perempuan.

Evaluasi – refleksi
1. Adakah di lingkungan sekitarmu tindakan-tindakan yang menunjukkan adanya
ketidakadilan gender terhadap perempuan?
2. Bagaimana reaksi kaum perempuan terhadap tindakan tersebut?
3. Bagaimana pendapatmu sendiri mengenai tindakan tersebut?

Soal-soal
1. Jelaskan makna kesederajatan laki-laki dan perempuan!
2. Sebutkan contoh tindakan yang menunjukkan ketidakadilan terhadap kaum
perempuan!
3. Jelaskan apa akibat dari tindakan ketidakadilan terhadap kaum perempuan!
4. Jelaskan pandangan / ajaran Gereja (Kitab Suci) tentang kesederajatan antara
laki-laki dan perempuan!
5. Sebutkan usaha yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kesederajatan antara
laki-laki dan perempuan!
6. Jelaskan apa yang dimaksud dengan budaya patriarkhi!
7. Jelaskan akibat budaya patriarkhi terhadap kehidupan kaum perempuan!

No comments:

kegiatan anak-anak

kegiatan anak-anak

About Me